Boja, sdmuhammadiyahboja.sch.id — Suasana haru, bangga, dan penuh keberkahan menyelimuti pelaksanaan Wisuda Tahfidz Juz 29 dan Juz 30 SD Muhammadiyah Boja yang diselenggarakan pada Minggu (14/6/2026). Sebanyak 53 siswa mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sesuai target yang telah ditetapkan.

Kegiatan yang dihadiri oleh orang tua siswa, guru, karyawan, serta tamu undangan tersebut menjadi salah satu momen istimewa dalam rangkaian akhir tahun pelajaran. Para wisudawan tampil dengan penuh kebanggaan, sementara para orang tua tampak bahagia menyaksikan putra-putri mereka mencapai prestasi dalam menghafal Al-Qur’an.

Acara diawali dengan penampilan Grup Rebana SD Muhammadiyah Boja yang membawakan tiga lagu religi. Salah satu lagu yang ditampilkan adalah Man Ana yang sukses menghangatkan suasana dan mengundang antusiasme para hadirin. Iringan shalawat dan lantunan musik rebana menjadi pembuka yang menambah semarak sekaligus kekhusyukan acara.

Setelah pembukaan, para peserta wisuda Juz 29 menampilkan kemampuan hafalan mereka dengan melafalkan surah-surah pilihan dari Juz 29 secara bergantian. Penampilan tersebut dilanjutkan dengan sesi uji hafalan yang dikemas secara interaktif melalui sambung ayat, tebak ayat, dan tebak surah. Para wisudawan menunjukkan kemampuan hafalan yang baik sehingga mendapat apresiasi meriah dari para tamu undangan.

Selanjutnya, peserta wisuda Juz 30 juga menampilkan hafalan surah-surah yang telah mereka kuasai. Tidak hanya melafalkan hafalan, mereka juga mengikuti sesi tanya jawab berupa sambung ayat, tebak ayat, dan tebak surah yang berlangsung menarik dan penuh semangat. Penampilan ini menjadi bukti kesungguhan para siswa dalam mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.

Prosesi wisuda berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Setiap peserta menerima penghargaan atas usaha dan ketekunan mereka dalam menjaga semangat menghafal Al-Qur’an di tengah aktivitas belajar sehari-hari. Dalam sambutannya, pihak sekolah menyampaikan bahwa wisuda tahfidz bukanlah akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur’an, melainkan langkah awal untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan kedekatan dengan Kalamullah.

Siswa yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30 diharapkan dapat melanjutkan perjalanan hafalannya ke Juz 29, sehingga semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh dan berkembang. Sementara itu, siswa yang telah menuntaskan Juz 29 didorong untuk senantiasa menjaga hafalan yang telah dimiliki serta melanjutkan hafalannya ke juz berikutnya.

“Wisuda ini bukan garis akhir, tetapi awal dari perjalanan yang lebih panjang bersama Al-Qur’an. Semoga anak-anak senantiasa istiqamah dalam murojaah, menjaga hafalan, dan terus menambah hafalan hingga menjadi generasi Qur’ani yang membanggakan,” ungkap Ustadzah Alya Karimah, pembimbing tahfidz.

Momen yang paling menyentuh terjadi setelah prosesi wisuda selesai. Seluruh wisudawan berdiri bersama untuk melantunkan Ikrar Wisudawan Tahfidz sebagai bentuk komitmen menjaga dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, para wisudawan bersama-sama menyanyikan lagu Senandung Al-Qur’an yang menambah suasana haru dan penuh makna. Banyak orang tua tampak menitikkan air mata haru menyaksikan putra-putri mereka berdiri dengan penuh percaya diri sebagai penghafal Al-Qur’an.

Momen haru semakin terasa ketika seluruh wisudawan melaksanakan prosesi sungkeman kepada orang tua masing-masing. Dengan penuh hormat, para siswa menghampiri ayah dan ibu mereka untuk memohon doa restu serta mengucapkan terima kasih atas kasih sayang, pengorbanan, dan dukungan yang telah diberikan selama ini. Suasana menjadi begitu emosional ketika para orang tua memeluk putra-putri mereka dengan penuh kebanggaan dan rasa syukur. Tangis haru pecah di berbagai sudut ruangan, menjadikan prosesi sungkeman sebagai salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian Wisuda Tahfidz tahun ini.

Sebagai bentuk apresiasi, sekolah juga memberikan penghargaan khusus kepada para wisudawan dengan kategori Hafalan Tercepat, Hafalan Terbaik, dan beberapa kategori prestasi lainnya. Penyerahan hadiah tersebut menjadi salah satu momen yang paling ditunggu sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk semakin bersemangat dalam menghafal Al-Qur’an.

Selain menjadi bentuk penghargaan atas capaian siswa, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik SD Muhammadiyah Boja untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Melalui Wisuda Tahfidz Juz 29 dan Juz 30 ini, SD Muhammadiyah Boja kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami serta kedekatan yang kuat dengan Al-Qur’an.

Setelah prosesi wisuda selesai dilaksanakan, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Muhammad Amin. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an melalui murojaah yang rutin serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Beliau juga memberikan motivasi kepada para wisudawan agar tidak berhenti pada pencapaian wisuda tahfidz semata, tetapi terus melanjutkan hafalan ke juz-juz berikutnya. Tausiyah yang disampaikan dengan penuh hikmah tersebut memberikan semangat dan inspirasi bagi para siswa maupun orang tua yang hadir.

Dengan penuh rasa syukur, rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang memohon keberkahan serta kemudahan bagi seluruh wisudawan untuk terus menjaga dan menambah hafalan mereka. Harapannya, hafalan yang telah diraih tidak hanya menjadi prestasi, tetapi juga menjadi cahaya yang menerangi kehidupan mereka di masa depan. (Arisa)

 

Selamat kepada seluruh wisudawan Tahfidz SD Muhammadiyah Boja. Semoga senantiasa menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan membawa keberkahan bagi agama, bangsa, dan keluarga.